Showing posts with label Berbagi tips. Show all posts
Showing posts with label Berbagi tips. Show all posts

Monday, March 12, 2012

Tips agar ruangan terlihat lebih luas

1. Gunakan warna cerah
Warna cat dinding yang cerah akan merefleksikan cahaya lebih baik, sehingga efek yang dihasilkan dari pencahayaan lebih maksimal. Ada beberapa warna cat yang bisa digunakan selain putih, misalnya hijau pupus atau krem.
Sesuaikan warna cat dengan warna hiasan dinding, pilihlah corak hiasan dengan warna senada atau lebih terang. Warna lemari bisa dibuat sama dengan warna dinding sehingga kesannya lebih luas dan jangan membuat berat ruang dengan warna tirai yang mencolok pada jendela. Jika warna ruangan Anda sudah terlanjur gelap, cobalah untuk memindahkan warna gelap sebagai ’background’ dengan memaksimalkan warna putih atau warna gading. Berhati-hatilah dalam menggunakan wallpaper. Untuk amannya, gunakan warna solid, dengan corak kecil-kecil. Apapun warna dinding yang Anda pilih, kami rekomendasikan untuk menggunakan warna putih pada langit-langit kamar untuk memaksimalkan cahaya.
2. Cermin
Cermin memiliki efek yang sangat baik untuk memberi kesan luas pada ruangan. Cermin besar dapat merefleksikan cahaya ke seluruh ruangan. Selain itu kehadiran cermin juga merefleksikan cahaya alami atau cahaya buatan untuk membuat ruangan terlihat lebih terang, baik siang ataupun malam. Akan lebih efektif lagi jika cermin diletakkan dekat jendela, sehingga view dari luar ruangan tertangkap.
3. Letakan perabotan di sudut
Atur perabotan di sudut, sehingga jarak pandang menjadi lebih luas. Malah kita bisa mendapatkan tambahan space diantara sudut-sudut ruangan.
4. Sesuaikan perabotan dengan ukuran ruangan
Gunakan furnitur dengan desain minimalis. Tempat tidur adalah mebel yang dominan dalam ruang tidur, pada ruangan yang sempit, akan lebih bijaksana jika Anda tidak menggunakan headboard (kepala tempat tidur). Sesuaikan pula perabot penunjang lainnya, kursi tanpa sandaran atau sofa kecil akan lebih baik daripada perabotan berat.
Saat ini sudah banyak toko mebel yang khusus menyediakan furnitur untuk apartemen. Meski ukurannya kecil, perabotan yang sesuai dengan luas ruangan akan memudahkan penataan.
Read more >>

Saturday, March 10, 2012

Tips Memilih Gorden


Gorden biasanya dipasang pada jendela, pintu, atau penghubung antar ruangan. Salah satu fungsi gorden adalah sebagai penghalau agar aktivitas di dalam ruangan tidak terlihat atau sekedar pembatas. Fungsi lainnya juga mampu mencegah masuknya sinar matahari ke dalam ruangan. Sinar matahari yang terik dapat mengganggu kenyamanan penghuni dalam ruangan juga dapat merusak perabot yang ada di sekitarnya.
Untuk mendapatkan suasana atau nuansa tertentu dalam suatu ruangan, Anda dapat memilih model, motif dan warna gorden yang sesuai. Beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan saat akan memilih gorden dalam rumah. Berikut ini beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan saat memilih gordenatau gordyn untuk rumah Anda.

Fungsi Gorden

Kegunaan atau fungsi yang diharapkan dari gorden dapat menjadi pertimbangan dalam memilih gorden. Misalnya jika hanya sebagai penghias ruangan atau sebagai partisi ruangan, penggunaan gorden berjenis vitrase dapat dipilih. Model yang terbuat dari manik-manik, kerang, atau batu-batuan dapat menjadi pemanis ruangan. Tetapi, tentu saja model seperti ini tidak dapat menutup dengan sempurna sehingga tidak cocok jika Anda ingin menggunakan gorden untuk menutup pandangan dari orang di luar.

Bahan Gorden

Ada berbagai macam pilihan bahan yang dapat digunakan sebagai pembuat gorden. Tiap bahan memiliki ciri masing-masing. Dalam penentuan bahan biasanya bergantung pula dengan model yang ingin dibuat dan fungsi yang diinginkan pada gorden. Apakah menginginkan gorden berkesan lentur, ringan atau gelap dan mampu memendam suara.
Beberapa bahan yang sering dipakai dalam pembuatan gorden anatara lain lamborgini yang memiliki sifat lentur. Bahan yang ringan seperti katun, satin, linen atau polyester. Jenis lainnya adalah beludru, organza dan paloma yang lebih berat dan juga dapat membuat kedap suara dan menyerap sinar matahari.

Model Gorden

Gorden akan menjadi penyempurna desain suatu ruangan. Memilih gorden yang sesuai dengan desain rumah, khususnya ruangan akan menjadikan keseluruhan tema ruangan tercipta dengan baik.
Salah satu cara paling mudah adalah dengan memilih gorden yang warnanya sesuai dengan warna dinding dan furniture yang ada di sekitarnya. Anda juga dapat menyesuaikan model gorden dengan desain rumah. Misalnya, jika rumah Anda bergaya klasik, Anda dapat memilih gorden dengan model dengan desain yang rumit. Sedangkan jika rumah Anda bergaya minimalis, gorden dengan model minimalis, misalnya gorden satu warna polos dengan smocked ring berkesan simpel atau dengan vitrage putih dengan model kupu-kupu cocok untuk desain minimalis. Dalam hal ini penentuan warna, model dan motif menjadi hal yang terutama.

Harga Gorden

Harga atau budget untuk membeli gorden juga menjadi pertimbangan. Yang terutama menentukan harga suatu gorden antara lain bergantung pada bahan yang dipilih, model dan aksesories pelengkap gorden.
Setiap bahan mempunyai tingkat harga yang berbeda sehingga akan mempengaruhi harganya. Semakin rumit model juga akan menambah tingkat harganya. Selain itu, model juga mempengaruhi banyaknya bahan yang akan dipakai. Misalnya, model gorden yang memakai poni membuat penggunaan bahan lebih banyak.
Yang dapat menambah budget Anda adalah aksesoris pelengkap seperti tassel yaitu tali yang berfungsi mengikat gorden pada saat dibuka. Atau model baru untuk mengikat kain gorden adalah dengan curtain holder, yang mirip dengan sanggul dimana gorden dibuka dengan cara disanggul pada bagian tengahnya. Pelengkap lainnya adalah rel tempat menggantungkan gorden yang terbuat dari kayu, besi atau kuningan yang harganya berbeda.
Dekorasi gorden yang baik akan menyempurnakan ruangan dan dapat membuat Anda merasa nyaman. Maka, pertimbangkan hal-hal yang Anda inginkan dengan kehadirannya sehingga gorden atau gordynakan hadir sebagai pelengkap yang menarik untuk interior rumah Anda, bukan hanya sebagai penutup jendela.

Read more >>

Thursday, March 8, 2012

Merawat Furniture yang Terbuat dari Rotan


Indonesia memasok 70% kebutuhan rotan di seluruh dunia. Sisa pasar diisi dari Malaysia, Filipina, Sri Lanka, dan Bangladesh. Sebagian besar rotan berasal dari hutan di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Karena itu rotan banyak dimanfaatkan menjadi bahan baku mebel, seperti kursi, meja tamu, serta rak buku. Rotan memiliki beberapa keunggulan daripada kayu, seperti ringan, kuat, elastis, mudah dibentuk, serta murah. Kelemahan utama rotan adalah gampang terkena rayap. Selain itu rotan lebih cepat tumbuh dan relatif mudah dipanen sehingga dianggap lebih mendatangkan keuntungan dibanding membuat perabot atau mebel dari kayu.
Perabot atau furnitur dari rotan akan kelihatan klasik sehingga penggunaannya tidak hilang walaupun banyak bahan baku lain yang kini digunakan. Harga perabot atau furnitur rumah tangga yang terbuat dari rotan tidak semahal dengan perabot yang dibuat dengan bahan dasar kayu tetapi memiliki kekuatan yang hampir sama. Kursi atau meja yang terbuat dari rotan lebih ringan dan sederhana sehingga cocok ditempatkan dalam ruangan yang kecil dan mudah untuk dipindahkan.
Namun agar mebel atau perabot dari rotan lebih tahan lama, ada hal yang perlu Anda perhatikan dalam merawatnya. Hal yang dapat Anda lakukan antara lain:
  • Bersihkan seminggu sekali. Cukup gunakan lap kering untuk menghilangkan debu-debu yang menempel. Jangan gunakan cairan kimia karena dapat merusak rotan.
  • Untuk membersihkan debu dan kotoran yang ada di sela-sela, cuci dengan menggunakan detergen. Cairan detergen hendaknya jangan terlalu pekat. Setelah itu, lap dengan menggunakan lap kering dan kerinngkan dengan diangin-anginkan. Ini dapat dilakukan setiap 1 bulan sekali.
  • Agar tetap kelihatan indah, Anda dapat mengecatnya bila warna rotan sudah kelihatan pudar.
  • Letakkan perabot dari rotan di tempat yang tidak terkena hujan dan sinar matahari secara langsung. Hal ini dapat membuat perabot Anda menjadi pudar, kering sehingga mudah rusak.
  • Untuk menghindari rayap, Anda dapat menggunakan larutan kamper (kapur barus) dan minyak tanah. Semprotkan larutan tersebut pada rotan, atau masukkan dalam lubang yang dibuat rayap pada perabot rotan Anda.
Tentu rumah Anda akan lebih bersih jika perabot di dalam rumah Anda juga bersih, termasuk perabot atau mebel yang terbuat dari rotan. Ini akan mempercantik ruang di dalam rumah Anda.

Read more >>

Tuesday, March 6, 2012

Dapur Mungil Agar Terlihat Menarik

Jangan berkecil hati bila memiliki rumah mungil dengan ukuran 21-36 meter persegi. Dengan sentuhan interior, ruang-ruang di rumah tetap menarik, salah satunya interior untuk dapur mungil Anda.

Dapur merupakan bagian penting dalam sebuah rumah, di tempat ini sumber gizi bagi keluarga diolah dan dipersiapkan. Dapur yang bersih, nyaman, bahkan menarik akan menambah semangat Anda menyiapkan masakan untuk anggota keluarga.

Ukuran dapur mungil biasanya sekitar 2 - 4 meter, diambil berdasar pembagian ruangan yang umumnya terdiri dari satu atau dua kamar tidur, ruang utama, satu kamar mandi, dan dapur. Di ruang 2 - 4 meter ini, apa yang bisa Anda lakukan untuk mempercantik?

1. Desain dapur dibuat untuk menghemat ruangan, misalnya dengan memilih lemari kitchen set yang digantung. Warna lemari bisa sesuai selera, biasanya warna-seperti krem, hitam, atau coklat tanah. Lemari seperti ini bisa Anda pesan di tukang kayu atau membeli jadi di toko perlengkapan.

Karena berfungsi menghemat ruangan, tempatkan barang atau peralatan dapur di ruang-ruang penyimpanan kitchen set. Tempatkan peralatan yang sering Anda pakai di tempat yang terjangkau sehingga lebih memudahkan.

2. Jangan lupakan jendela dan ventilasi yang cukup agar terjadi pertukaran udara di dapur. Hal ini juga berguna apabila terjadi kebocoran gas elpiji saat memasak. Perhatikan pula saluran air dan pembuangan sampah, bau yang tak sedap akan berpengaruh pada ruang-ruang lainnya.

Kalau Anda memiliki anggaran lebih, atau sekedar berinvestasi, pasanglah alat penghisap asap. Alat ini mampu mereduksi asap yang terakumulasi di dapur sehingga tidak pengap dan berbau.

3. Pilihlah peralatan dapur yang sesuai ukuran dapur. Peralatan dengan desain minimalis dan modern banyak ragamnya, bisa Anda pilih sesuai selera. Agar tampak rapi, pakailah tempat khusus untuk bumbu-bumbu dapur, kue kering, mie instan dimana barang-barang ini tidak dimasukkan ke dalam lemari.

4. Untuk memberi kesan luas, pakailah warna dinding dan pencahayaan yang tepat.



sumber: http://kalteng.tribunnews.com/
Read more >>

Monday, March 5, 2012

Alternatif finishing pada dinding


Jika anda menyukai dinding yang bernuansa alam, bisa menutupnya dengan batu alam. Batu alam pun banyak jenisnya, ada batu candi yang, andesit, susun sirih, dll. Jangan lupa untuk memberi pelapis pada finishing jenis ini, agar tidak berjamur.
Dinding batu candi bisa difariasikan pada dinding fasade  sebagai aksen, karena karakter dan warnanya pas untuk konsep rumah minimalis. Dinding jenis batu candi juga bisa menetralisir suasana agar tercipta kesan natural.
Sementara dinding batu andesit lain lagi. Jenis ini hampir serupa dengan dinding garuk garis-garis. Motifnya memang berupa garis-garis dengan warna hitam, tapi teksturnya sama dengan batu candi. Karena harganya cukup tinggi, orang lebih sering menggunakan treatment  garis-garis dengan membuat sendiri.
TIPS
Usai diberi sentuhan akhir, jangan lupa merawat dinding. Ikuti cara berikut ini, ya!
- Jika Anda menyukai treatment pada dinding, pastikan juga bahwa hasilnya tidak terlalu berlebihan yang akan membuat dinding terlihat ramai.
- Pastikan dahulu bahwa treatment dinding yang diinginkan bisa diaplikasikan pada rumah, jangan jadi korban tren. Pasalnya, banyak juga yang memaksakan treatment garis-garis yang sedang tren untuk diaplikasikan pada rumah yang bergaya mediterania/ klasik.
- Warna juga bisa membuat treatment pada dinding menjadi lebih hidup dan lebih menonjol.
- Sekarang ini banyak jenis semen yang akan memudahkan anda untuk bisa bereksplorasi dengan dinding, contohnya semen putih atau mortar.

Read more >>

Friday, March 2, 2012

Mengatasi rumah yang lembab

Rumah anda lembab? Mari kita cari tahu tanda-tanda kelembaban dirumah anda, penyebab, akibat dan bagaimana cara mengatasi rumah yang lembab.

Penyebab Rumah Lembap

Suatu rumah menjadi lembap bisa karena beberapa hal, di antaranya:
  • Sirkulasi yang tidak baik. Tidak adanya pertukaran udara yang baik, menyebabkan udara dalam rumah bertambah kandungan airnya.
  • Kebocoran pada instalasi air atau saluran pembuangan air.
  • Atap yang bocor. Akibat genting bocor yang menyebabkan air hujan masuk dapat membuat udara menjadi lembap.
  • Penampungan air yang cukup banyak di rumah. Kolam atau bak mandi adalah beberapa tempat yang menampung air. Ini dapat meningkatkan jumlah kandungan air di dalam rumah lebih tinggi.

Akibat Rumah Lembab

Udara yang lembab akan menjadi tempat favorit perkembangbiakan jamur. Akibatnya, hal-hal merugikan yag dapat timbul, yaitu:
  • Suasana dalam rumah terasa panas.
  • Berbagai isi rumah yang terbuat dari rumah lebih cepat lapuk. Kayu sangat rentan terhadap udara lembap yang dapat menyebabkan kelapukan. Pada rumah yang lembap, perabot dari kayu seperti meja, kursi, lemari atau pintu dan jendela lebih cepat lapuk dan rusak.
  • Merusak foto, surat-surat atau lukisan. Dapat tumbuh jamur pada benda-benda tersebut yang akan membuatnya rusak.
  • Peralatan elektronik juga menjadi cepat rusak karena timbulnay jamur pada bagian adalam elektronik.
  • Tembok rumah yang terlihat kotor dan tidak menarik akibat tumbuhnya jamur. Atau juga pada plafon yang meninggalkan bekas seperti bekas aliran air.
  • Dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah. Batuk atau alergi adalah beberapa yang mungin saja disebabkan karena perkembangbiakan jamur pada rumah yang lembap.

Mengatasi Rumah Lembap

Untuk mengatasi udara yang lembap dalam rumah, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain:
  • Perbaiki sumber kelembapan

    Hal yang paling utama adalah mengetahui terlebih dahulu, apa penyebab udara dalam rumah menjadi lembap. Apakah karena adanya kebocoran atau sirkulasi yang tidak baik. Mengetahui penyebabnya secara pasti, membantu mencegah terjadinya kerusakan kembali pada tembok atau plafon yang sudah diperbaiki.
  • Memasang Exhaust Fan

    Sesuai fungsinya, exhaust fan dapat membawa udara dari dalam ruangan ke luar ruangan. Hal ini dapat membuat adanya sirkulasi dalam rumah dan mengeluarkan udara lembap dari dalam rumah.
  • Kipas Angin pada Langit-Langit

    Kipas angin akan membuat perputaran angin dalam rumah dengan lebih baik dan mengurangi jumlah air yang terdapat dalam udara di dalam rumah.
  • Memakai Kapur Serap Air

    Anda dapat membeli kapur jenis ini di toko atau supermarket. Kapur ini berfungsi menyerap kadar air yang ada di dalam udara. Menggunakan kapur ini harus diganti secara periodic karena air yang diserap akan tersimpan di bagian dalamnya. Jika sudah penuh, kapur ini tidak bisa menyerap air lagi sehingga perlu yang baru.
  • Menggunakan Dehumidifier

    Sebuah alat yang dirancang untuk menghilangkan udara lembap. Cara kerjanya adalah dengan mengeluarkan udara lembap yang kemudian diubah menjadi udara dingin, sehingga menghasilkan udara yang lebih baik.
Dengan informasi mengenai rumah, segera cari tahu apakah rumah Anda lembap? Jika ya, segera atasi penyebab rumah lembap dan buatlah rumah Anda menjadi tempat yang nyaman dan sehat untuk seluruh keluarga.
sumber:http://souletz.blogspot.com/2012/02/mengatasi-rumah-lembab.html
Read more >>